Program Studi Teknologi Industri Hasil Perikanan (TIHP) Universitas Syiah Kuala terus menunjukkan komitmennya dalam penguatan kapasitas dan kontribusi nyata di bidang pangan berbasis hasil perikanan dan teknologi pengolahan. Komitmen tersebut tercermin melalui keikutsertaan Sari Afriani, S.Kel., M.Si. sebagai perwakilan Prodi TIHP dalam kegiatan Training Inovasi Pangan Steril Siap Makan Menghadapi Tanggap Darurat Bencana, yang diselenggarakan pada 22–23 Desember 2025 di Universitas Syiah Kuala.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Alam 2025 yang dilaksanakan melalui kerja sama antara Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan IPB University. Pelatihan dipusatkan di lingkungan Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) USK, sebagai kampus posko pelaksanaan kegiatan.

Training ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengembangan produk pangan steril siap makan yang aman, bergizi, dan memiliki daya simpan tinggi, khususnya untuk kebutuhan logistik pada kondisi tanggap darurat bencana. Pada hari pertama, peserta memperoleh pembekalan materi dari Dr. Tjahja Muhandri yang membahas konsep, tantangan, serta inovasi teknologi pangan steril sebagai solusi strategis dalam penanganan bencana. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan nasi uduk steril siap makan yang dipandu oleh tim dari IPB University.

Hari kedua pelatihan difokuskan pada praktik lanjutan pembuatan nasi liwet steril siap makan, yang memberikan pengalaman aplikatif bagi peserta dalam memahami tahapan produksi, standar higienitas, serta prinsip sterilisasi pangan skala darurat. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menekankan aspek keterampilan teknis yang dapat langsung diimplementasikan di lapangan.

Keikutsertaan perwakilan Prodi TIHP dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan dan kompetensi keilmuan, khususnya dalam pengembangan inovasi pangan fungsional dan pangan darurat. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh juga menjadi modal penting dalam mendukung kegiatan tridharma perguruan tinggi, baik pada aspek pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Prodi Teknologi Industri Hasil Perikanan menegaskan perannya sebagai program studi yang adaptif, responsif terhadap isu kebencanaan, serta siap berkontribusi dalam pengembangan solusi pangan berbasis teknologi yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Categories:

Tags:

Comments are closed