Sejarah Singkat PS TIHP

Program Studi Teknologi Industri Hasil Perikanan (PS TIHP) didirikan sebagai respon terhadap potensi besar sektor perikanan di Provinsi Aceh serta kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten di bidang pengolahan hasil perikanan. Inisiatif ini merupakan bentuk komitmen Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala dalam mencerdaskan bangsa dan mendukung pembangunan masyarakat, khususnya di sektor pengolahan dan pemasaran produk perikanan.
Program Studi Teknologi Industri Hasil Perikanan (TIHP), Universitas Syiah Kuala, secara resmi memperoleh izin penyelenggaraan berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Syiah Kuala Nomor 1577/UN11/KPT/2024 yang diterbitkan pada 2 April 2024. Sebelumnya pada tanggal 16 Januari 2024, Prodi TIHP telah dinyatakan memenuhi syarat minimum akreditasi untuk pembukaan prodi baru melalui Surat BAN-PT Nomor 239/BAN-PT/LL/2024. Selanjutnya, melalui Surat Keputusan BAN-PT Nomor 6128/SK/BAN-PT/Ak.P/S/III/2025 tanggal 25 Maret 2025, Program Studi ini resmi berstatus Terakreditasi Sementara.
Pencapaian ini menjadi langkah awal dan penting dalam perjalanan Prodi TIHP untuk terus berkembang dan menghadirkan pendidikan berkualitas di bidang pengolahan hasil perikanan berbasis industri.

“Mengembangkan program studi yang terkemuka di tingkat nasional dan berwawasan global dengan menghasilkan lulusan yang inovatif, mandiri, dan berjiwa socio- techno entrepreneur untuk memajukan industri hasil perikanan yang berbasis ekonomi biru”.

  1. Menyelenggarakan pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki kompetensi socio-techno-entrepreneur di bidang teknologi industri hasil perikanan yang menjunjung tinggi nilai religius, etika dan moral;
  2. Mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berlandaskan socio- techno-entrepreneur di bidang teknologi industri hasil perikanan berbasis ekonomi biru;
  3. Memperluas dan memperkuat kerjasama program studi dalam skala nasional dan internasional untuk pengembangan kurikulum dan pembelajaran di bidang teknologi industri hasil perikanan;
  4. Menerapkan manajemen mutu terpadu di bidang akademik dan non akademik melalui penerapan prinsip transparansi, partisipatif, produktif, efektif, dan efisien dengan tata kelola yang akuntabel.

  1. Menghasilkan lulusan di bidang teknologi industri hasil perikanan yang memiliki kompetensi dan karakter socio-techno-entrepreneur yang berdaya saing tinggi dan mampu mengaplikasikan nilai religi, etika dan moral;
  2. Menghasilkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bidang teknologi industri hasil perikanan berlandaskan socio-techno-entrepreneur berbasis ekonomi biru;
  3. Menjadi mitra yang unggul dalam skala nasional dan internasional untuk mengembangkan kurikulum dan pembelajaran bidang teknologi industri hasil perikanan; dan
  4. Terlaksananya manajemen mutu terpadu di bidang akademik dan non-akademik melalui tata kelola yang akuntabel.


  1. Tersedianya lulusan yang memiliki kompetensi dan karakter socio-techno-entrepreneur yang berdaya saing tinggi bidang teknologi industri hasil perikanan;
  2. Meningkatnya kualitas dosen melalui terwujudnya hasil-hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berlandaskan socio-techno-entrepreneur di bidang teknologi industri hasil perikanan berbasis ekonomi biru;
  3. Terealisasinya kerjasama perguruan tinggi dalam skala nasional dan internasional untuk peningkatan kualitas serta pengembangan kurikulum dan pembelajaran di bidang teknologi industri hasil perikanan; dan
  4. Terwujudnya manajemen mutu terpadu di bidang akademik dan non akademik melalui penerapan prinsip transparansi, partisipatif, produktif, efektif, dan efisien serta menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan tata kelola yang akuntabel.